Suap Proyek PLTU Riau-1

KPK Masih Panggil Petinggi PLN Untuk Pemberkasan Sofyan Basir

publicanews - berita politik & hukumSofyan Basir usai diperiksa KPK pada 6 Mei 2019 lalu. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK masih terus memanggil petinggi Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menelusuri jejak bos Sofyan Basir dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Hari ini penyidik meminta keterangan Direktur Bisnis Regional Sulawesi Syamsul Huda dan Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk lengkapi berkas tersangka SFB (Sofyan Basir)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (16/5).

Dalam kasus ini, KPK sudah lebih dulu memenjarakan mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes B Kotjo, serta mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. 

Sofyan diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo dalam pembangunan proyek listrik di Penarap, Indragiri Hulu, Riau, tersebut. Proyek berinvestasi 900 juta dollar Amerika itu rencananya digarap konsorsium Blackgold.

Namun, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Eni Saragih dan Kotjo, akhirnya proyek tersebut terhenti prosesnya.

Sofyan sendiri tengah menempuh jalur praperadilan karena tidak terima atas penetapan tersangkanya. Sidang rencananya digelar perdana pada 20 Mei 2019 mendatang di PN Jakarta Selatan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top