Geledah Kantor dan Rumah Bupati Bengkalis, KPK Sita Dokumen Proyek

publicanews - berita politik & hukumBupati Bengkalis Amril Mukminin. (Foto: Bengkaliskab)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini KPK melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Bengkalius, Riau. Penggeledahan diduga terkait kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan tahun anggaran 2013-2015.

"KPK menggeledah tiga lokasi. Pertama Kantor Bupati Bengkalis dan yang kedua pendopo atau rumah dinas Bupati Bengkalis, dan yang ketiga kantor Dinas PU setempat," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/5).

Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang menjerat Sekda Dumai Muhamad Nasir. Saat proyek ini berjalan, Nasir adalah Kepala Dinas PUPR Bengkalis.

"Jadi, kami sedang melakukan pengembangan untuk sebuah penyidikan yang terjadi di Bengkalis, yaitu salah satu proyek jalan di sana," kata Febri.

Walikota Dumai Tersangka Suap dan Gratifikasi

Dari penggeledahan tersebut, KPK mengamankan sejumlah dokumen penganggaran proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih. Saat ini tim KPK masih berada di lapangan oleh karena itu Febri belum bisa memberi keterangan lebih detail.

"Nanti kami akan informasikan lebih lengkap menyusul, mungkin besok atau lusa," Febri menambahkan.

KPK mengindikasikan negera dirugikan sebesar Rp 100 miliar. Atas perkara ini sudah ada dua tersangka, yakni Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Nasir adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) saat proyek tersebut berlangsung.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin juga telah dicekal KPK untuk enam bulan terhitung sejak 13 September 2018. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top