Suap Proyek PLTU Riau-1

Satu Persatu Petinggi PLN Dipanggil untuk Sofyan Basir

publicanews - berita politik & hukumDirektur Utama nonaktif PT PLN Sofyan Basir meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, usai menjalani pemeriksaan pada 6 Nei 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Satu persatu petinggi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dimintai keterangan KPK untuk kasus yang menjerat bos mereka Sofyan Basir. Hari ini giliran tiga pejabat BUMN tersebut yang dipanggil bersama eks Sekjen Golkar Idrus Marham.

Ketiganya Senior Vice President Legal Corporate Dedeng Hidayat, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara Djoko Abumanan, dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFB," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (15/5)

Dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 ni, KPK sudah lebih dulu memenjarakan mantan Wakil Ketua Komisi VI Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Johannes B Kotjo, serta Idrus Marham. 

Sofyan diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo dalam pembangunan proyek listrik di Penarap, Indragiri Hulu, Riau, tersebut. Proyek bernvestasi 900 juta dollar Amerika itu rencananya digarap konsorsium Blackgold.

Namun, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Eni Saragih dan Kotjo, proyek tersebut terhenti prosesnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top