Suap Dana Hibah KONI

KPK Tunggu Rekomendasi JPU untuk Tersangkakan Menpora Imam

publicanews - berita politik & hukumMenpora Imam Nahrawi usai menjalani pemeriksaan di KPK, 24 Januari 2019. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyelidikan baru soal kemungkinan keterlibatan Menpora Imam Nahrawi terlibat dalam pusaran suap dana hibah untuk KONI akan dibuka KPK. Saat ini penyidik masih menunggu hasil analisis jaksa penuntut umum (JPU).

"Kebutuhan pengembangan menunggu bagaimana rekomendasi dan analisis dari JPU setelah putusan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/5).

Saat ini KPK tengah mencermati fakta-fakta persidangan para terdakwa. Mereka menjalani sidang secara terpisah, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Johny E Awuy tersendiri lalu eks Deputi IV Mulyana dan anak buahnya tersendiri.

Dalam surat tuntutan terhadap Ending dan Johny, Jaksa menyebut kedua terdakwa dmemberikan uang Rp 11,5 miliar kepada Imam. Uang itu diterima Imam melalui Ulum dan Staf Protokoler Kemenpora Arief Susanto.

Jaksa juga menyatakan Imam dan Ulum terlibat dalam pemufakatan jahat. Namun keduanya terus membantah menerima aliran uang haram tersebut saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top