Suap Pengapalan Pupuk

Bowo Sidik Diperpanjang Penahanannya 40 Hari

publicanews - berita politik & hukumBowo Sidik Pangarso, tersangka kasus suap pengapalan pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik dengan PT Humpuss Transportasi Kimia. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso masih akan mendekam di Rutan KPK untuk 40 hari lagi. Penyidik belum merampungkan berkas kasus dugaan suap pengapalan pupuk kerja sama antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Selain Bowo, dua tersangka lainnya juga mengalami perpanjangan penahanan. Mereka adalah tangan kanan Bowo, Indung dan Marketing Manager PT HTK Asty Winasti.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan 40 hari dimulai tanggal 17 April 2019 sampai dengan 26 Mei 2019 untuk tiga tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/4).

Bowo diduga menerima suap dalam kerja sama antara Pilog dan HTK ini. Penyidik menduga politisi Partai Golkar itu meminta fee 2 dolar AS per metrik ton atas biaya angkut kepada HTK karena membantu terwujudnya kerja sama ini.

Diduga, Bowo Sidik telah menerima tujuh kali hadiah atau suap dari Humpuss yakni sekitar Rp 1,5 miliar dan saat OTT Rp 89,4 juta.

Adapun total uang suap dan gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari Humpuss maupun pihak lainnya sekitar Rp 8 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top