Jual Beli Jabatan

KPK Panggil Dua Staf Ahli Menteri Agama

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil dua staf ahli Menteri Agama untuk kasus dugaan jual beli jabatan yang menjerat eks Ketua Umum PPP M Romahurmuziy.

"Hari ini diagendakan pemeriksaan dua orang saksi untuk RMY," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/4).

Kedua staf ahli tersebut adalah Janedjri M Gafar dan Oman Fatturahman. Janedjri pernah menjabat Sekjen Mahkamah Konstitusi.

"Surat panggilan sudah disampaikan secara patut. Kami ingatkan agar saksi-saksi datang dan bicara jujur saat pemeriksaan," Febri menegaskan.

Penyidik KPK pernah menggeledah ruang kerja Menteri Lukman dan menemukan uang total sekitar Rp 600 juta, terdiri dari pecahan dolar AS sejumlah 30 ribu dan Rp 180 juta.

Rommy, anggota Komisi XI DPR, yang tak ada urusan dengan jabatan di Kemenag, diduga memperdagangkan pengaruhnya untuk membantu lolosnya Haris Hasanuddin menjadi Kakanwil Kemenag Jatim dan Muhammad Muafaq Wirahadi sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik. Total uang suap yang diterima Rommy adalah Rp 300 juta.

Menurut Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Haris mendatangi rumah Rommy dan menyerahkan uang Rp 250 juta pada 6 Februari 2019. 

Saat OTT di Hotel Bumi, Surabaya, Muafaq, Haris, dan calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP Abdul Wahab menemui Rommy untuk menyerahkan uang Rp 50 juta terkait kepentingan jabatan‎ Muafaq. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top