Suap DAK

Ketua PAN Akui Serahkan Uang Rp 1,2 Miliar untuk Taufik Kurniawan

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua nonaktif DPR Taufik Kurniawan berbincang dengan kuasa hukumnya saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, 20 Maret 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Semarang - Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jateng Wahyu Kristanto mengakui mambawakan uang Rp 1,2 miliar ke rumah Wakil Ketua nonaktif DPR Taufik Kurniawan di Bandung, Jawa Barat.

Hal itu mengemuka dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen dan Purbalingga dengan terdakwa Taufik Kurniawan.

"Uang itu saya bawa langsung ke Bandung untuk diserahkan langsung ke Pak Taufik," kata Wahyu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/4).

Menurut Wahyu, Taufik mengatakan agar Rp 600 juta diserahkan lewat Haris Fikri di Hotel Trans Bandung. "Sisanya untuk saya sebagai operasional," ujarnya.

Uang tersebut, Wahyu menambahkan, merupakan commitment fee 5-6 persen atas diloloskannya DAK Purbalingga senilai Rp 40 miliar pada APBNP 2017.

Fee tersebut disepakati dalam pertemuan yang dihadiri mantan Bupati Purbalingga Tasdi, Taufik Kurniawan, dan sejumlah pejabat pemerintah kabupaten itu.

Wahyu mengatakan, uang berasal dari pengusaha Hadi Gajut. Ia menerima uang tersebut di rumahnya di Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Agustus 2017.

Namun, uang baru diserahkan kepada Taufik setelah lima hari. Mengenai uang Rp 600 juta yang diteriman, Wahyu mengaku telah mengembalikannya kepada KPK.

Dalam kasus ini, Taufik menerima suap dari dua bupati. Mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad memberikan Rp 3,6 miliar, sedangkan dari Bupati nonaktif Purbalingga Tasdi ia mendapat Rp 1,2 miliar.

Politikus senior PAN itu didakwa dengan pasal 12 huruf a dan pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top