Dua Penyuap Bupati Mesuji Dipindah ke Rutan Rajabasa

publicanews - berita politik & hukumDua penyuap Bupati Khamami, Kardinal dan Sibron Aziz, saat dipindahkan ke rutan Raja Basa, Senin (1/4) pagi. (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memindahkan penahanan Kardinal dan Sibron Aziz ke Rutan Rajabasa, Bandarlampung, Senin (1/4) pagi tadi. Keduanya adalah tersangka penyuap Bupati Mesuji Khamami dalam kasus pembangunan proyek-proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2018.

"Dua terdakwa ini dititipkan penahanannya di Rutan Rajabasa," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/4).

Pemindahan tahanan ini, Febri menambahkan, karena Penuntut Umum KPK juga telah melimpahkan berkas perkara keduanya ke Pengadilan Tipikor Bandarlampung.

Khamami diduga menerima suap dari perusahaan yang menggarap proyek di wilayahnya. Selain Khamami, KPK menetapkan 4 tersangka lainnya. Mereka adalah adik Khamami, yaitu Taufik Hidayat, Sekretaris Dinas PUPR Wawan Suhendra, pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri Sibron Azis, dan swasta Kardinal.

Khamami diduga menerima Rp 1,28 miliar dari Sibron melalui sejumlah perantara. Uang tersebut merupakan fee empat proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh dua perusahaan milik Sibron Azis.

Sebelum itu, KPK menduga telah terjadi pemberian sebesar Rp 200 juta dan Rp 100 juta kepada Khamami.

Atas perbuatannya selaku penerima suap Khamami, Taufik, dan Wawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan selaku penyuap, Sibron dan Kardinal disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top