Jual Beli Kemenag

Bagikan Surat Pembelaan, Rommy Mengaku Dijebak

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum PPP Romahurmuziy seusai pemeriksaannya di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3), dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Kemenag. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Keluar dari ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung KPK, Sabtu (16/3) pukul 11.50 WIB, Ketua Umum PPP Romahurmuziy telah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.

Tersangka kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama itu tak banyak bicara. Ia hanya membagikan secarik kertas bertulis tangan yang ia buat untuk membela diri.

"Saya merasa dijebak," kata anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin itu sebelum masuk ke dalam mobil tahanan.

Ada tujuh poin dalam surat terbuka yang ia tulis fi sela-sela pemeriksaannya oleh penyidik KPK. Berikit isi surat Rommy:

1. Saya ingin memulai dengan pepatah arab: Musibah yang menimpa suatu kaum akan menjadi manfaat dan faidah untuk kaum yangg lain.

2. saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yan g tidak pernah saya duga, saya pikirkan atau saya rasa rencanakan bahkan firasatpun tidak. Itulah kenapa saya menerima sebuah permohonan silaturahmi di sebuah lobi hotel yangg sangat terbuka dan semua tamu bisa melihatnya. Ternyata niat baik ini justru menjadi petaka.

3. Dengan adanya informasi pembuntutan saya selama beberapa pekan, bahkan bulan sebagaimana disampaikan penyelidik, maka inilah risiko menjadi juru bicara terdepan sebuah koalisi yangg menginginkan Indonesia tetap dipimpin oleh paham nasionalisme-religius yang moderat.

4. Kejadian ini juga menunjukkan inilah risiko dan sulitnya menjadi salah satu public figure yangg sering menjadi tumpuan aspirasi tokoh agama atau tokoh-tokoh masyarakat dari daerah.

5. Kepada rekan-rekan TKN Jokowi-Amin dan masyarakat Indonesia saya mohon maaf atas kejadian menghebohkan yang tidak diinginkan ini. Inilah risiko pribadi saya sebagai pemimpin yang harus saya hadapi dengan langkah-langkah yang terukur dan konstitusional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mohon doanya

6. Kepada warga PPP di seluruh pelosok tanah air, rekan-rekan pengurus DPP, DPW, DPC, PAC dan Ranting, saya menyampaikan permohonan maaf sebenar-benarnya atas seluruh persepsi dan dampak akibat kejadian yang sama sekali tidak pernah terlintas di benak ini. Jangan kendurkan perjuangan, karena waktu menuju pemilu hanya tinggal hitungan hari. Saya sudah keliling nusantara dan meyakini PPP lebih dari mampu untuk melewati ambang batas parlemen. Saya akan segera mengambil keputusan yang terbaik untuk organisasi setelah bermusyawarah dengan rekan-rekan fungsionaris DPP & DPW dalam keterbatasan komunikasi yang saya miliki saat ini.

7. Kepada kakak2, adik2, keluarga besar, terkhusus istri dan anakku tercinta. Ayah mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesedihan, kerepotan dan perasaan yg kalian terima. Dengan seluruh perasaaan ayah yg masih tersisa saat ini, dengan segala ketulusan, ayah mohon keyakinan kalian bahwa apa yg sesungguhnya terjadi tidaklah seperti yang tampak di media. Ikhlaskanlah takdir yg menimpa ayah sebagai pemimpin saat ini.

Anakku, permataku dan pembuat senyumku, engkau harus tetap belajar yg rajin krn UN sudah dekat. Tak usah pedulikan apa kata orang jika mereka mem-bully-mu, karena inilah resiko mjd pemimpin politik seperti yg selalu ayah bilang. ayah doakan semoga engkay tetap menjadi yg terbaik seperti biasanya di sekolahan. peluk cium ayahmy dari jauh yg selalu mencintaimu.

Istriku, belahan jiwaku, engkaulah kekuatanku. Aku yakin kita akan terus saling menguatkan menghadapi badai ini agar cepat berlalu. Aku merasakan begitu besarnya cinta dan kesungguhan serta pengorbananmu mendampingiku. Terima kasih untuk terus mempercayaiku karenanya izinkan aku untuk terus mencintaimu, titip ciuman untuk anak kita setiap hari.

M. Romahurmuziy


Rommy diketahui diamankan penyidik KPK di Surabaya dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama di tingkat pusat dan daerah. Ia diamankan pada Jumat (15/3) pagi bersama lima orang lainnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top