Enam Lagi Saksi Dipanggil KPK Untuk Dalami Korupsi IPDN

publicanews - berita politik & hukumKampus IPDN Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lagi, penyidik KPK memanggil enam orang saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Gowa, Sulawesi Selatan.

Kali ini yang diperiksa adalah tiga staf Kemendagri dan tiga swasta. Dari Kemendagri adalah PNS Mohammad Noval, Sri Kandiyati, dan staf Biro Umum Eko Santoso.

Adapun saksi pihak swasta yaitu Direktur PT Kharisma Indotarim Utama Mulyawan, staf PT Waskita Karya Osmar Panahatan, dan wiraswasta Rois Effendi.

"Enam orang saksi akan dimintai keterangan untuk tersangka DJ (Dudi Jocom)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (15/3).

KPK Panggil Direktur Pelindo Properti Dono Purwoko

Dudy, mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri, adalah tersangka dalam kasus proyek yang dibiayai APBN 2011 tersebut. Ia juga terpidana untuk proyek Kampus IPDN Agam, Sumatera Barat.

Kemarin, KPK juga memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami bukti-bukti yang ditemukan prnyidik dalam penggeledahan Kantor Pusat PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya pada Selasa (12/3). Kedua perusahaan pelat merah itu adalah penggarap pembangunan Kampus IPDN.

Penyidik menduga ada pihak lain yang berpotensi menjadi tersangka karena pembangunan kampus IPDN bukan hanya di Gowa, melainkan juga di Minahasa, Sulawesi Utara. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top