Segera Disidang, Bupati Pakpak Bharat Dipindah ke Rutan Medan

publicanews - berita politik & hukumBupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu saat akan dipindahkan ke Rutan Medan dari Jakarta, Kamis (14/3) pagi. (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bupati nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu dipindahkan penahanannya dari Jakarta ke Rutan Medan, Sumatera Utara. Selain Remigo, KPK juga melakukan hal yang sama terhadap Plt Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat David Anderson dan swasta Hendriko Sembiring.

Ketiganya merupakan tersangka perkara dugaan suap dalam proyek-proyek di Dinas PUPR Tahun Anggaran 2018.

"Hari ini, dari pukul 07.00 WIB, KPK membawa 3 tahanan dari Jakarta ke sejumlah Rutan di Medan, Sumatera Utara," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).

Sore ini ketiganya telah sampai di Medan. Remigo akan dititipkan di Rutan Polrestabes Medan, sementara dua tersangka lainnya di Rutan Tanjung Gusta.

Pemindahan penahanan ini, kata Febri, karena kasusnya segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Medan. Selama penyidikan, KPK telah memeriksa 50 saksi untuk pemberkasan ketiga tersangka.

Remigo tertangkap operasi senyap di Medan pada 18 November 2018 dini hari. Bupati berharta Rp 43,7 miliar ini diduga total menerima fee Rp 550 juta yang dikumpulkan oleh orang kepercayaannya ari para kepala dinas. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top