Skandal BLBI

KPK akan Dukung Penuh BPK yang Digugat Sjamsul Nursalim

publicanews - berita politik & hukumSjamsul Nursalim. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan auditornya ke Pengadilan Negeri Tangerang, Bantren. KPK menyatakan siap mendukung BPK.

Gugatan Sjamsul tersebut telah didaftarkan pada 12 Februari 2019, dengan nomor 144/Pdt.G/2019/PN Tng. Isinya terkait laporan hasil pemeriksaan investigatif kerugian keuangan negara dalam perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Karena laporan hasil pemeriksaan investigatif perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh BPK terkait SKL pada Sjamsul Nursalim tersebut dilakukan berdasarkan permintaan KPK dalam proses penyidikan dengan tersangka SAT (Syafrudin Arsyad Tumenggung) sebelumnya," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (25/2).

Menurut Febri, secara substansi hasil pemeriksaan BPK dan auditornya sudah diuji di Pengadilan Tipikor hingga Majelis Hakim menyatakan mantan Kepala Syafrudin Tumenggung dinyatakan terbukti bersalah.

"Setidaknya sampai pada tingkat pengadilan banding, putusan hakim tersebut diperkuat dan bahkan hukuman terhadap terdakwa ditambah," kata Febri.

KPK, Febri menambahkan, telah memberi ruang bagi Sjamsul untuk datang memenuhi permintaan keterangan di tahap penyelidikan sebanyak dua kali. Semestinya jika ada bantahan atau sangkalan, Sjamsul menyampaikannya saat itu.

Mengenai gugatan pemilik perusahaan ban PT Gajah Tunggal itu, KPK sudah berkoordinasi dengan BPK dan akan melakukan upaya-upaya yang sah secara hukum untuk memberikan dukungan terhadap BPK.

"Kami akan hadapi hal ini," Febri menegaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top