Suap DAK Kebumen

Ketua Komisi III Kahar Muzakir Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumKetua Komisi III DPR Kahar Muzakir. (Foto: dpr.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir dalam kasus dugaan suap dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen. Selain Kahar, penyidik juga memanggil dua orang anggota Komisi IX Ahmad Riski Sadig dan anggota Kopmisi XI Said Abdullah.

"Untuk tersangka TK (Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan), hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (12/2).

Kahar dari Fraksi Golkar, Riski dari Fraksi PAN, sedangkan Said dari Frasi PDIP. Riski pernah diperiksa pada 31 Januari 2019. Saat itu ia mengatakan, soal DAK Kebummen tidak dibahas khusus dalam Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Kita pembahasan besaran parameter-parameter daerah yang mendapatkan, tidak orang, tidak daerah per daerah. Tidak pernah membahas khusus," ujar Riski seusai pemeriksaan.

Riski Sadig: Taufik Kurniawan Tidak Campuri Banggar

Penyidik menduga Taufik mendapat imbalan atas jasanya membantu menggolkan DAK Kebumen pada APBN-P 2016. Untuk itu ia menerima fee Rp 3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.

Kabupaten Kebumen mendapatkan DAK tambahan sebesar Rp 93,37 miliar. Rencananya digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top