Surat Pemanggilan Kembali, KPK Gagal Periksa Keponakan Wapres JK

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK gagal memeriksa Direktur PT Bosowa Maros Subhan Aksa. Sedianya penyidik akan meminta keterangannya sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu-Panjang-Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Surat panggilan untuk saksi dikembalikan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (8/2). KPK, ia menambahkan, akan memanggil kembali keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu sesuai kebutuhan penyidikan.

Dalam perkara suap tersebut, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Keduanya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.

Diduga, Subhan Aksa, keponakan Wapres Jusuf Kalla yang jago reli mobil, mengerti kronologi kasus suap proyek jalan di Bengkalis tersebut. Dalam kasus ini, KPK juga telah mencekal Bupati Bengkalis Amril Mukminin sejak 13 September 2018.

Dalam proyek peningkatan jalan ini, diduga negara mengalami kerugian sekitar Rp 80 miliar. Kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top