KPK dan Polri akan Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Penyelidik

publicanews - berita politik & hukumDua penyidik KPK (kedua dan ketiga dari kiri), didampingi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif ketika diserahkan oleh Pemprov Papua ke Polda Metro Jaya. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri akan menuntaskan kasus penganiayaan terhadap dua penyelidik KPK di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Sabtu (2/2) malam.

"KPK telah diberikan informasi bahwa Polri telah melakukan penyelidikan terhadap perkara pengeroyokan terhadap petugas yang sedang bertugas sebagaimana diatur pada Pasal 170 dan/atau Pasal 211 dan/atau Pasal 212 KUHP," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/2)

Di sisi lain, KPK juga menghormati pihak Pemrov Papua yang juga melaporkan KPK dengan tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Febri menambahkan, KPK yakin Polri akan bersikap profesional dalam menangani kasus ini.

"Siapapun dapat melaporkan apa yang ia anggap benar, namun secara hukum tentu akan mudah dipilah, mana yang benar dan tidak benar atau mengada-ngada," katanya.

Penyidik KPK Dianiaya, Pemprov Papua Tidak Nyaman Ada Jebakan OTT

KPK, ujar Febri, akan memberikan dukungan penuh kepada dua pegawainya yang diserang saat bertugas. Dukungan tersebut, antara lain, berupa pendampingan hukum terhadap kedua pegawai tersebut.

"Karena yang bersangkutan melakukan beberapa kegiatan berdasarkan penugasan resmi KPK," kata Febri.

Menurut Febri, KPK memiliki bukti kuat adanya tindak kekerasan hingga penganiayaan terhadap kedua penyelidik tersebut. Bukti tberupa hasil visum, rekam medis termasuk catatan operasi yang telah diserahkan KPK kepada pihak kepolisian.

"Sekali lagi, KPK memastikan pegawai KPK yang sekarang dirawat di RS pasca operasi tersebut, bertindak dan bertugas secara resmi dalam menangani indikasi korupsi yang dilakukan pihak-pihak tertentu," Febri menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top