Suap Putusan Hakim

Usai Diperiksa, Bupati Jepara Bilang Tidak Ada Materi Baru

publicanews - berita politik & hukumBupati Jepara Ahmad Marzuqi menunggu di lobi Gedung KPK, Jakarta, usai menjalani pemeriksaan pada Rabu (30/1) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengaku pemeriksaannya hari ini hanya melengkapi keterangan sebelumnya. Ia diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka hakim Lasito.

Marzuqi adalah tersangka penyuap hakim praperadilan PN Semarang, Jawa Tengah, pada 2017. Suap untuk mempengaruhi putusan atas penetapannya sebagai tersangka korupsi dana bantuan parpol Kabupaten Jepara tahun 2011-2014.

"Enggak, enggak.‎ Sama. Sama seperti kemarin pokoknya‎ (pemeriksaan)," ujar Marzuqi di depan lobi Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/1). Ia menolak berkomentar soal pemeriksaannya.

Kejaksaan Negeri Semarang menetapkan Marzuqi sebagai tersangka dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik untuk DPC PPP Kabupaten Jepara. Tidak terima, ia mengajukan gugatan praperadilan.

Untuk mempengaruhi putusan praperadilan itulah ia menyuap hakim tunggal Lasito sebesar Rp 700 juta. Uang suap ia samarkan dengan sandi 'Disertasi' dan 'Ujian'.

Marzuqi disangkakan melanggar Pasal Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Lasito dijerat Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 UU yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top