Suap Proyek Infrastruktur

Penyuap Bupati Pakpak Bharat Segera Disidang

publicanews - berita politik & hukumRizal Effendi Padang, pengusaha penyuap Bupati nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyuap Bupati Pakpak Bharat, Rizal Efendi Padang, segera disidang. Berkas perkara penyidikan kasus dugaan suap proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat 2018 telah rampung dilakukan.

"Hari ini tersangka dan bukti dalam perkara suap Bupati Pakpak Bharat terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat diserahkan Penyidik ke Penuntut Umum (Tahap 2)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (28/1).

Dalam finalisasi berkas, sekurang-kurangnya penyidik KPK telah memeriksa 33 saksi. Mereka terdiri dari swasta, pejabat serta PNS di Dinas PUPR dan lingkungan Pemkab Pakpak Bharat. Yang bersangkutan juga telah sekurangnya 2 kali diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka.

KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap di Pakpak Bharat

Febri menambahkan, pagi tadi tersangka Rizal telah dipindahkan penahanannya. Ia kini dititipkan di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

"Jadi dalam waktu tidak terlalu lama akan diajukan ke persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Medan," ujar Febri.

Rizal adalah Direktur PT MU yang diduga menyuap Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu bersama Plt Kepala Dinas PUPR David Anderson Karosekali dan swasta Hendriko Sembiring. Perusahaannya adalah kontraktor proyek peningkatan atau pengaspalan Jalan Simpang Kerajaan Binanga Sitelu dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar lebih.

Atas permintaan David, Rizal mentransfer Rp 200 juta melalui rekening Hendriko. David kemudian mencairkan Rp 150 juta yang diserahkan kepada Bupati Remigo. Saat penyerahan uang di rumah Remigo di Medan itulah mereka dicokok Tim Satgas KPK dalam OTT pada 17 November 2018. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. SatriaMgnd @Satria01 Februari 2019 | 13:34:54

    Segera penjarakan !!

Back to Top