Suap Perizinan Meikarta

Mendagri Benarkan Minta Bupati Neneng Bantu Meikarta

publicanews - berita politik & hukumMendagri Tjahjo Kumolo di Gedung KPK, beberapa waktu lalu. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo membenarkan pengakuan Bupati nonaktif Neneng Hasanah Yasin pernah meminta bantuan terkait perizinan Meikarta. Hal tersebut disampaikan Tjahjo saat memenuhi panggilan KPK sebagai saksi.

"Ya bener, tapi di rapat terbuka," ujar Tjahjo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/1).

Nama Tjahjo disebut-sebut dalam sidang dengan terdakwa Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (14/1) pekan lalu. Bupati Neneng yang menjadi saksi menceritakan ia menerima telepon dari Menteri Tjahjo melalui ponsel Dirjen Otonomi Daerah Soni Sumarsono.

Saat itu, ujar Neneng, ia sedang melakukan pertemuan dengan Soni dan Wagub Jabar (kerika itu) Deddy Mizwar. Pertemuan kooordinasi itu membahas kebijakan Pemprov Jabar yang meminta penghentian seluruh proses perizinan Meikarta karena belum ada rekomendasi Gubernur.

Bupati Neneng Sebut Mendagri Minta Tolong Soal Meikarta

Di tengah pembicaraan itulah tiba-tiba Soni mendapat panggilan telepon dari Tjahjo. "Telepon itu dikasih ke saya, yang ngomong Pak Mendagri, minta tolong dibantu soal Meikarta," ujar Neneng. Ia tidak menjelaskan lebih kanjut maksud 'bantuan' yang diminta politikus PDIP tersebut.

KPK telah memanggil Soni dua kali, beberapa waktu lalu. Hari ini diduga penyidik akan mengklarifikasi kembali soal telepon Menteri Tjahjo kepada Bupati Neneng tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top