KPK Pastikan Penerima dan Penyalur Suap Meikarta Akan Dijerat

publicanews - berita politik & hukumDirektur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan tiga terdakwa lainnya dari Lippo dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, 19 Desember 2018. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penerima dan penyalur uang suap perubahan atau revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi tidak akan terlepas dari jerat hukum.

"Kami kejar aliran dana itu kemana saja, sepanjang ada bukti-bukti dan petunjuk yang mengarah ke sana," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (21/1).

Penyidik KPK, ujar Febri, telah mengantongi sejumlah bukti kuat keterlibatan Pemprov Jabar, Pemkab Bekasi, dan legislator Bekasi. Bukti tersebut nantinya akan dipaparkan di muka pengadilan.

KPK sebenarnya sudah menyampaikan bukti kuat dan tidak meragukan tersebut dalam sidang di Pengadilan Tipikor. Febri menegaskan bahwa memang ada persoalan perizinan Meikarta yang cukup mendasar sejak awal.

"Karena ada temuan aliran dana juga pada sejumlah pejabat di Pemkab, di Pemprov, dan juga DPRD Kabupaten Bekasi," kata Febri.

KPK terus mengusut perubahan tata ruang Kabupaten Bekasi dalam proses perizinan properti mewah milik Lippo Group tersebut. Seperti diketahui, oleh Pemprov Jawa Barat, Meikarta hanya diizinkan menggunakan lahan 84,6 hektar karena kawasan Cikarang merupakan bagian dari pengembangan Kota Metropolitan.

Namun belakangan lahan yang digunakan Meikarta mencapai 500 hektar, setelah Pemkab bersama DPRD Kabupaten mengubah tata ruang melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi Nomor 12 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011-2031. Revisi ini disinyalir terkait pengurusan izin proyek Meikarta.

Diduga untuk melobi, perusahaan milik James Riady itu melancongkan anggota DPRD bersama keluarganya ke Thailand. Mereka piknik di Pantai Pattaya selama 3 hari 2 malam.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top