Korupsi Proyek Kampus IPDN

Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumDirektur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo. (Foto: Hutama Karya)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo dipanggil KPK dalam kasus dugaan suap pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Tahun Anggaran 2011.

Perusahaan pelat merah tersebut adalah penggarap proyek pembangunan kampus di bawah Kemendagri dengan nilai Rp 125 miliar. KPK menduga ada kerugian negara sekitar Rp 34 miliar lantaran kasus rasuah.

"Yang bersangkutan kita periksa sebagai saksi untuk tersangka BRK (Kepala Divisi Gedung PT Hutama Karya Budi Rahmat Kurniawan)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (10/1).

Korupsi Proyek Kampus IPDN Sumbar, KPK Periksa Petinggi Hutama Karya

Saksi lain yang turut dipanggil dalam kasus yang sama adalah Kepala Divisi Keuangan PT Hutama Karya Anis Anjayani.

Dalam proyek pembangunan Kampus IPDN Agam ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Budi Rahmat dan eks Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kemendagri Dudy Jocom. Keduanya ditahan sejak 22 Februari 2018 lalu, setelah ditetapkan tersangka pada 2 Maret 2016.

Penyidik KPK menduga keduanya menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top