Hari Ini Aher Siap Beberkan Rekomendasi Tata Ruang Meikarta

publicanews - berita politik & hukumBupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin, tersangka suap perizinan proyek Meikarta. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah kemarin menghubungi Komisi Pemberantasan Korupsi, hari ini eks Gubernur Ahmad Heryawan akan memenuhi panggilan penyidik. Aher, panggilan akrab pria 52 tahun itu, sedianya dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta.

"Iya, hari ini direncanakan pemeriksaan terhadap saksi Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Jabar. Sebagai penjadwalan ulang dari panggilan sebelumnya," ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Rabu (9/1).

Febri menambahkan, KPK berharap Aher menyampaikan keterangan secara terbuka dalam posisinya sebagai Gubernur saat itu. Semasa menjadi orang nomor satu di Jawa Barat, Aher pernah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 648/Kep.1069- DPMPTSP/2017 tentang Delegasi Pelayanan dan Penandatanganan Rekomendasi Pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta.

Berdasarkan beleid tersebut, lahan untuk proyek milik Lippo Group di Cikarang, Kabupaten Bekasi, tersebut, hanya diizinkan seluas 84,6 hektar. Namun kenyataannya Meikarta menggunakan area 500 hektar.

Aher sudah dua kali dipanggil KPK, namun tidak datang. Kemarin pagi ia menghubungi Call Center KPK dan menyatakan tidak pernah menerima surat panggilan pemeriksaan. Ia siap datang hari ini.

Penyidik akan meminta keterangan Aher untuk pemberkasan tersangka penerima suap Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top