Suap Pembahasan APBD

Sebanyak 12 Anggota DPRD Malang Segera Disidang

publicanews - berita politik & hukumWalikota Malang Mochamad Anton. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 12 anggota DPRD Kota Malang tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD-P 2015 segera disidang.

"Hari ini, JPU KPK melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk 12 orang anggota DPRD Malang ke PN Surabaya, untuk selanjutnya rencana sidang di Pengadilan Tipikor di Surabaya," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (8/1).

Adapun ke-12 orang tersebut adalah sebagai berikut:

1. Dana Yanti
2. Sugiarto
3. Afdhal Fauza
4. Syamsul Fahrih
5. Hadi Susanto
6. Drs Ribut Harianto
7. Ir Indra Tjahyono
8. Drs Ec Imam Ghozali
9. Mohammad Fadli
10. Bambang Triyoso
11. Asia Iriani
12. Dra RM Een Ambarsari

Untuk keperluan persidangan, ujar Febri, para terdakwa sudah dibawa ke Surabaya pada Senin (7/1) malam menggunakan kereta api. Mereka dititipkan sementara di Rutan Medaeng dan Rutan Kelas 1 Surabaya pada kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"Jadwal persidangan akan ditentukan oleh pihak PN," Febri menambahkan.

Dalam kasus suap ini semula penyidik menetapkan Ketua DPRD M Arief Wicaksono sebagai tersangka penerimaan suap Rp 700 juta pasa 2015. Uang berasal dari Kadis Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyono.

Dalam perkembangannya, penyidik kemudian juga menetapkan Walikota Mochamad Anton dan 18 anggota DPRD periode 2014-2019 sebagai tersangka. KPK menduga Anton memberi hadiah atau janji kepada anggota dewan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top