Suap Perizinan Meikarta

Soni Minta Jadwal Ulang, Aher Belum Datang

publicanews - berita politik & hukumDirjen Otda Soni Sumarsono saat memenuhi panggilan KPK untuk menjadi saksi kasus Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, 9 Agustus 2018. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono meminta penjadwalan ulang. Ia tidak bisa memenuhi panggilan KPK untuk menjadi saksi kasus suap perizinan Meikarta karena ada kegiatan lain.

Sementara mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan belum juga terlihat di Gedung KPK, kawasan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, hingga Senin (7/1) siang.

Jika Soni diperiksa untuk tersangka Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Aher dimintai keterangan untuk tersangka Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

"Kami mendapat surat pemberitahuan permintaan penjadwalan ulang (Soni Sumarsono), Kamis (10/1), karena ada kegiatan lain," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Senin (7/1).

Sementara Aher untuk kedua kalinya tidaka hadir tanpa penjelasan. "Belum datang dan belum ada konfirmasi hadir atau tidak hadir sampai siang ini. Kami belum mengetahui apakah yang bersangkutan akan datang sore ini atau tidak," Febri menambahkan.

Mengenai materi pemeriksaan terhadap Soni dan Aher, Febri mengatakan belum bisa mengonfirmasi hal tersebut.

"Namun tentu saksi-saksi yang dipanggil karena kami pandang mengetahui sebagian atau beberapa rangkaian peristiwa terkait dengan pokok perkara. Apakah rapat atau aturan-aturan terkait perizinan tersebut," Febri menjelaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top