Hari Ini Mantan Gubernur Jabar Diperiksa Soal Tata Ruang Meikarta

publicanews - berita politik & hukumMantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini KPK menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Aher, sapaan akrabnya, pernah dipanggil pada 20 Desember 2018 sebagai saksi kasus suap perizinan Meikarta. Namun saat itu ia tidak hadir tanpa penjelasan.

Aher bakal dimintai keterangan untuk tersangka Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NHY," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (7/1).

Febri pernah mengatakan, keterangan Aher penting untuk mengetahui secara jelas rekomendasi Pemprov Jabar soal aturan perizinan proyek Meikarta. Selain itu, penyidik juga akan menanyakan soal pendelegasian wewenang dan proses keluarnya rekomendasi.

"Salah satunya rekomendasi-rekomendasi tersebut itu sudah sebagian kami ungkap di persidangan," ujar Febri.

Sebelum memanggil Aher, penyidik KPK telah meminta keterangan mantan wakilnya, Deddy Mizwar. Diduga penyidik tengah mendalami Surat Keputusan Nomor: 648/Kep.1069- DPMPTSP/2017 tentang Delegasi Pelayanan dan Penandatanganan Rekomendasi Pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan SK tersebut, lahan peruntukan proyek apartemen dan kawasan bisnis Meikarta yang disetujui adalah seluas 84,6 hektar. Namun kenyataannya proyek milik Lippo Group itu menempati area 500 hektar di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top