Tiga Petinggi PLN Dipanggil Untuk Kasus Suap PLTU Riau-1

publicanews - berita politik & hukumTersangka kasus dugaan suap dalam proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini, KPK memanggil tiga petinggi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menjadi saksi tersangka mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Mereka adalah Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PAhmad Rofiq, Direktur Keuangan Sarwono, dan Direktur Human Capital Management Muhamad Ali.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka IM," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (26/12).

Dalam perkara dugaan suap proyek PLTU Riau-1 ini, KPK menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, eks Menteri Sosial Idrus Marham, dan bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo. 

Penyidik menduga Idrus mengetahui dan memiliki andil atas penerimaan uang dari Ko‎tjo kepada Eni. Sekitar November-Desember 2017, Eni menerima Rp 4 miliar. Kemudian Maret-Juni 2018, istri Bupati terpilih Temanggung itu kembali menerima Rp 2,25 miliar.

Idrus juga diduga menerima janji bagian yang sama dengan Eni, yakni 1,5 juta dollar AS. Duit tersebut sebagai imbalan meloloskan BlackGold sebagai konsorsium penggarap proyek yang berlokasi di Penarap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top