KPK akan Lelang Aset Dua Terpidana Kasus Impor Daging Sapi

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi akan melakukan pelelangan aset milik terpidana kasus korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian yang menjerat eks Presiden PKS Lufti Hasan Ishaq dan pengusaha Ahmad Fathonah.

Dalam kasus ini Fathanah diganjar hukuman 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Sementara Luthfi Hasan mendapat hukuman 18 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

"KPK melaksanakan lelang eksekusi barang rampasan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor,"ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (22/12).

Febri menambahkan pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1195 K/Pid.Sus/2014 tanggal 15 September 2014 dalam perkara atas nama Luthfi Hasan Ishaaq.

Kemudian putukan MA Nomor: 1148 K/Pid.Sus/2014 tanggal 17 September 2014 dalam perkara atas nama Ahmad Fathanah alias Olong dan sesuai Pasal 273 ayat (3) KUHAP dan Pasal 18 ayat 1 (a) Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun jenis barang yang akan dilelang berupa 3 bidang tanah dan rumah di Bogor dan Depok dengan total nilai limit Rp 7,71 miliar.

Lelang akan dilakukan pada 17 Januari 2018 dengan batas waktu akhir pendaftaran pukul 11.30 WIB sesuai server.

Untuk informasi lebih lanjut, Febri menyebut calon peserta lelang bisa mengakses di laman https://www.kpk.go.id/id/publikasi/pengumuman-lelang-barang-rampasan/719-pengumuman-i-lelang-eksekusi-barang-rampasan.

"KPK melalui Unit Kerja Labuksi mempersilahkan masyarakat untuk mengikuti lelang tersebut. Seluruh hasil lelang akan masuk ke kas negara. Hal ini merupakan upaya kita semua untuk memaksimalkan asset recovery. Barang atau kekayaan yang pernah diambil pelaku korupsi harus dikembalikan ke masyarakat melalui mekanisme keuangan negara," Febri menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top