Suap Limbah Sawit

Tiga Petinggi Anak Usaha Sinar Mas Group Segera Disidang

publicanews - berita politik & hukumDirektur PT Binasawit Abadi Pratama Edy Saputra Suradja usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 27 Oktober 2018. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tiga tersangka kasus dugaan suap anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah akan segera memasuki sidang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pelimpahan tahap dua. Sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ketiga tersangka adalah Direktur PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) Edy Saputra Suradja, Direktur Operasional Sinarmas Wilayah Kalteng sekaligus CEO BAP Willy Agung Adipradhana, dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaidy.

BAP adalah anak perusahaan Sinar Mas Group milik taipan Eka Tjipta Widjaja.

"Tiga tersangka untuk kasus suap anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ini terkait dengan tugas dan fungsi DPRD Provinsi Kalteng," ujar Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/12).

Yuyuk menambahkan, dalam finalisasi berkas ketiganya penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 49 orang saksi.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Selain tiga yang disebut di atas, empat lainna adalah anggota Komisi B DPRD Kalteng. Mereka adalah Ketua Komisi Borak Milton, Sekretaris Punding LH Bangkan, serta anggota Arisavanah dan Edy Rosada.

Ketiga petinggi BAP diduga menyuap sejumlah anggota DPRD Kalteng terkait pembuangan limbah pengolahan sawit di Danau Sembuluh sebesar Rp240 juta. PT BAP juga diduga bermasalah terkait sejumlah perizinannya.

Disinyalir ada pemberian-pemberian lain dari PT BAP untuk sejumlah anggota Komisi B DPRD Kalteng untuk mengurus atau memuluskan perizinan PT BAP yang bermasalah. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top