Dimas Kanjeng Divonis Nihil dalam Kasus Penipuan Rp 10 M

publicanews - berita politik & hukumDimas Kanjeng Taat Pribadi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Surabaya - Dimas Kanjeng Taat Pribadi terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sesuai pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Tetapi, pria yang membual bisa menggandakan uang ini divonis nihil di Pengadilan Negeri Surabaya.

Ketua Majelis Hakim Anne Rusiana menjelaskan alasan vonis nihil kepada pria yang pernah menghebohkan dengan ribuan pengikut itu. 

"Sebelum perkara ini, terdakwa sudah menjalani vonis penjara untuk kasus pembunuhan selama 18 tahun penjara, dan kasus penipuan selama 3 tahun penjara. Hukuman penjara secara akumulatif menjadi 21 tahun," ujar Anne dalam sidang putusan di PN Surabaya, Rabu (5/12).

Dari vonis tersebut, Dimas Kanjeng telah menjalani masa hukuman selama 2 tahun. Maka dengan tuntutan 4 tahun penjara, masa hukuman Dimas Kanjeng telah melebihi batas. 

"Mengingat terdakwa telah divonis selama 21 tahun dan telah menjalani pidana selama 2 tahun maka terdakwa divonis nihil karena maksimal selama 20 tahun (dari perkara lain)," ujar Anne.

Dimas Kanjeng diperkarakan dalam tiga kasus. Selain dua kasus penipuan, ia juga terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan Abdul Gani di Probolinggo, Jawa Timur, dengan vonis 18 tahun penjara. 

Hingga kini, Dimas Kanjeng masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top