Jual Beli Sel Mewah

Tubagus Chaeri Sogok Kalapas Rp 63 Juta untuk Kencan di Hotel

publicanews - berita politik & hukumTubagus Chaeri Wardana alias Wawan. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Bandung - Eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen didakwa menerima suap dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan Rp 63 juta. Uang itu untuk memuluskan suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani itu pelesiran di hotel mewah di Bandung.

Jaksa KPK Trimulyono Hendradi mengungkap modus yang dilakukan Wawan yaitu dengan alasan sakit. Terpidana kemudian diantar menggunakan ambulan.

"Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tidak diantar ke RS Rosela Karawang melainkan ke Rumah Sakit Hermina Arcamanik," kata jaksa membacakan dakwaan eks Kalapas Sukamiskin Wahdi Husen di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (5/12).

Bukannya berobat, di pelataran rumah sakit Wawan berganti mobil Toyota Innova yang sudah menunggu. Ia kemudian meluncur ke rumah kakaknya, Ratu Atut Chosiyah di kawasan Suryalaya. Tak berapa lama, ia kemudian menuju Hotel Grand Mrecure Bandung.

"Wawan kemudian menginap di hotel tersebut dengan teman wanitanya," kata jaksa.

Tidak hanya sekali, pada 5 Juli 2018, dengan izin luar biasa (ILB) Wawan beralasan mengunjungi ibunya di Serang, Banten, untuk kembali pelesiran di Bandung.

"Wawan pergi menginap di Hotel Hilton Bandung selama dua hari," kata jaksa.

Menurut jaksa, terdakwa Wahid bukan tidak mengatahui alasan sebenarnya Wawan keluar lapas. "Terdakwa mengetahui bahwa izin keluar dari lapas tersebut sengaja disalahgunakan," jaksa menambahkan.

Pelesiran Wawan terjadi sepanjang Maret hingga Juli 2018. Wawan pun merogoh kocek Rp 63,390 juta untuk menyuap terdakwa.

Wawan diketahui tak ada di sel saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahid pada 21 Juli 2018 dinihari. Saat itu, istri Wawan, Airin yang tengah berada di Istana Bogor menghadiri pertemuan para walikota dengan Presiden Joko Widodo memilih bungkam.

Seperti diketahui, Wawan menjalani vonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Ia terbukti melakukan suap kepada hakim Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dalam kasus sengketa Pilkada Kabupaten Lebak, Banten, pada 2013. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top