KPK Geledah Kantor Bupati Jepara Ahmad Marzuqi

publicanews - berita politik & hukumBupati Jepara Ahmad Marzuqi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo membantah ada operasi tangkap tangan (OTT) di Jepara, Jawa Tengah. Agus mengatakan, penyidik memang tengah melakukan penggeledahan di kantor Bupati Jepara Ahmad Marzuqi.

"Hari ini tidak OTT di Jepara, yang ada kegiatan pemeriksaan dan penggeledahan oleh Satgas Sidik KPK di kantor Bupati Jepara," ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (4/12).

Penggeledahan di Jepara, Agus menambahkan, terkait dugaan suap putusan praperadilan atas SP-3 dari Kejaksaan Tinggi Jateng tahun 2017. "Diduga Bupati Jepara memberikan dana kepada Hakim terkait putusan atas praperadilan di PN Semarang tahun 2017," katanya, tanpa memberikan keterangan rinci kasusnya.

Berdasarkan informasi, Bupati Ahmad Marzuqi pada 16 Juni 2016 ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jateng dalam dugaan korupsi dana bantuan keuangan PPP Kabupaten Jepara. Namun setelah itu kejati mengeluarkan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan (SP3) dengan alasan tidak ditemukan alat bukti.

SP3 tersebut langsung digugat Masyarakat Anti Korupsi (Maki) dengan mengajukan praperadilan. Hakim PN Semarang mengabulkan gugatan dan membatalkan putusan SP3. Hakim memerintahkan Kejaksaan kembali menetapkan Marzuqi sebagai tersangka.

Kejari Jateng akhirnya menerbitkan Sprindik dengan nomor 1092/O.3/Fd.1/07/2017 tertanggal 26 Juli 2017 dan Marzuqi kembali ditetapkan sebagai tersangka.

Atas keluarnya surat perintah penyidikan (Sprindik) tersebut Marzuqi melawan. Ia mengajukan praperadilan dan pada 13 November 2017 hakim PN Semarang memutuskan surat penetapan tersangka tersebut dibatalkan.

Setelah putusan ini MA juga melakukan penyelidikan atas putusan praperadilan. Badan Pengawas MA mendatangi PN Semarang untuk memeriksa Hakim Lasito yang memberi putusan dalam praperadilan yang diajukan Marzuqi. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top