KPK Panggil Staf Anak Perusahaan Samin Tan Penyuap Eni Saragih

publicanews - berita politik & hukumMantan Mensos Idrus Marham saat masih menjadi saksi dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1, di Gedung KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK memanggil pegawai PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) Vera Likin. Ia dimintai keterangan dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 untuk melengkapi berkas tersangka mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

"Vera Likin diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka IM (Idrus Marham)," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (3/12).

Eni Saragih Juga Terima Uang dari Perusahaan Tambang untuk Suaminya

PT AKT adalah anak usaha Borneo Lumbung Energy and Metal Tbk, milik Samin Tan, yang bergerak di bidang batubara. Samin telah dicekal KPK. Pegawai AKT lainnya, yakni Nine Afwani, pernah diperiksa KPK pada 10 September lalu, juga sebagai saksi untuk Idrus Marham.

Dalam berkas dakwaan eks Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, Jaksa pada KPK menyebut Samin Tan memberikan uang Rp 5 miliar.

Uang tersebut diduga terkait permasalahan pemutusan perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT AKT dengan Kementeriaan ESDM. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top