Suap Proyek PLTU Riau-1

KPK Pertimbangkan Menerima JC Eni Saragih

publicanews - berita politik & hukumEni Maulani Saragih usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka untuk finalisasi berkas penyidikan, di Gedung KPK, Selasa 6/11) petang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi akan mempertimbangkan untuk menerima pengajuan justice collaborator (JC) Eni Maulani Saragih. Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu adalah tersangka penerima Eni suap proyek PLTU Riau-1.

Pertimbangannya, menurut Jubir KPK Febri Diansyah, sejauh ini Eni perbuatannya. Politisi Golkar itu, misalnya, mengakui melakukan beberapa pertemuan dengan tersangka lainnya dan sejumlah pihak.

"Juga keterangan-keterangan yang pernah ia dengar dari pihak-pihak lain, baik yang sudah menjadi tersangka ataupun saksi dalam kasus ini, seperti dari unsur politisi ataupun BUMN," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/11) petang.

Kesaksian Eni maupun bukti-bukti lainnya akan dibuka secara lengkap di Pengadilan. KPK mengingatkan Eni untuk tetap konsisten dengan pernyataannya karena hal itu menjadi pertimbangan dalam pengajuan sebagai JC

Hari ini penyidik KPK memeriksa Eni sebagai tersangka. Penyidik tengah melakukan finalisasi berkas perkara Eni untuk segera naik ke tahap selanjutnya.

"Pemeriksaan ini perlu dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan petunjuk JPU untuk mempertajam sejumlah bukti yang sudah didapatkan penyidik KPK," Febri menambahkan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top