Suap Pembahasan APBD

Buron Ferry Suandono Tanuray Diminta Serahkan Diri

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK memanggil tiga anggota DPRD Sumatera Utara tersangka kasus suap pembahasan APBD, pada Jumat (12/10) kemarin. Namun hanya Fahru Rozi yang datang.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya mengatakan, Tunggul Siagian tidak hadir karena sakit. Adapun Taufan Agung Ginting tanpa penjelasan.

"Salah 1 tersangka yang datang, yaitu FRO (Fahru Rozi) ditahan selama 20 hari pertama di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," ujar Febri, Sabtu (13/10).

Untuk Tunggul yang sakit, penyidik akan menjadwal ulang pemeriksaannya. Sementara tersangka lain, yakni Faisal, penahanannya diperpanjang 40 hari, mulai 16 Oktober sampai 24 November 2018.

Eks Anggota DPRD Sumut Ferry Suando Tanuray Masuk DPO

KPK juga kembali mengingatkan agar tersangka lainnya untuk kooperatif dan hadir jika dipanggil, tanpa alasan yang dibuat-buat. Proses hukum tidak akan dapat dihindari dengan cara menunda-nunda waktu pemeriksaan ataupun penahanan.

"Tindakan tegas berupa upaya paksa telah dilakukan untuk sejumlah tersangka, baik berupa penangkapan ataupun DPO," ujar Febri.

KPK juga mengimbau agar politisi Golkar Ferry Suando Tanuray Kaban yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) agar segera menyerahkan diri ke KPK. "Jangan ada yang mencoba melindungi," Febri menegaskan.

Para tersangka merupakan bagian dari 38 anggota DPRD Sumatera Utara yang terjerat kasus menerima suap dalam pembahasan APBD pada masa Gubernur Gatot Pudjo Nugroho. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top