Suap Pembahasan APBD

Lagi, KPK Perpanjang Penahanan 5 Anggota DPRD Malang

publicanews - berita politik & hukumEmpat dari 41 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD 2015, di Gedung KPK. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lagi, lima anggota DPRD Kota Malang diperpanjang penahanannya oleh KPK. Perpanjangan ini berlaku untuk 40 hari ke depan.

"Mulai tanggal 23 September 2018 sampai dengan 1 November 2018 terhadap 5 anggota DPRD Malang," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/9).

Kelima tersangka tersebut adalah Teguh Mulyono, Letkol (Purn) Suparno Hadiwibowo, Mulyanto, Choeroel Anwar, dan Arief Hermanto.

Hingga saat ini sebanyak 15 orang dari 22 anggota DPRD Malang ini yang sudah diperpanjang penahanannya. Kemarin, 10 orang yang diperpanjang.

Ke-22 tersangka tersebut ditetapkan sebagai tersangka suap persetujuan penetapan Raperda Malang tentang APBD 2015 pada 3 September 2018.

Pada maret 2018, komisi antirasuah telah menetapkan 19 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka. Mereka diduga menerima suap dari Walikota nonaktif Malang Moch Anton.

Total ada sekitar 41 anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top