KPK Nilai Janggal Zumi Zola Dapat Bocoran OTT

publicanews - berita politik & hukumGubernur nonaktif Jambi di disidang Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (kpk) menilai kesaksian Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston bahwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola mengetahui akan dicokok KPK pada 2016 sebagai janggal.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK baru masuk ke Jambi pada 2017. Febri sudah melakukan kroscek ke divisi tersebut.

"Seingat saya, November 2017, melalui rapat kerja dengan pimpinan daerah di sana. Tapi kalau ada pimpinan KPK atau pegawai KPK, kami sifatnya menugaskan, memperingatkan jangan sampai melakukan korupsi lagi," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/9).

Ia menambahkan, KPK baru melakukan penyelidikan kasus yang menjerat mantan Bupati Jabung Timur itu sekitar akhir Agustus 2017.

"Jadi hampir satu tahun rentangnya. Tangkap tangan baru November 2017. Jadi tidak akan mungkin ada info tangkap tangan 2016. Karena penyelidikan baru mulai Agustus 2017," kata Febri.

Bila ada tim KPK yang ditugaskan di sana, ujar Febri, hal itu tidak lebih merupakan sebuah peringatan agar pemerintahannya menjauhi tindakan korupsi. Yang jelas KPK saat ini tetap akan mencermati fakta di persidangan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top