Megakorupsi e-KTP

Keluarga Novanto Jual Tanah untuk Nyicil Uang Pengganti

publicanews - berita politik & hukumSetya Novanto saat kembali dipanggil penyidik KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pertemuan istri Setya Novanto, Deisty Astriani Tagor, dengan Unit Labuksi KPK untuk membahas soal pembayaran uang pengganti. Berdasarkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, jumlah uang pengganti tersebut adalah 7,3 juta dolar Amerika Serikat.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam koordinasi tersebut Deisty menyampaikan pada prinsipnya pihak Novanto bersedia membayar seluruh uang pengganti secara bertahap.

"Setelah sebelumnya KPK melakukan pemindahbukuan uang di rekening Bank Mandiri milik SN, hari ini pihak Setya Novanto menyerahkan kembali surat kuasa pemindahan buku salah satu rekening bank yang bersangkutan. Berikutnya akan kami lakukan pengecekan dan pemindahbukuan ke rekening KPK," ujar Febri melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/9).

Jaksa Eksekusi KPK juga telah diberi kuasa untuk menerima uang ganti rugi untuk tanah di Jati Waringin, Jakarta Timur. Lahan tersebut milik Novanto yang dibebaskan untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Pembayaran lainnya adalah menunggu penjualan tanah dan bangunan di daerah Cipete, Jakarta Selatan. Nantinya uang akan disetor ke rekening KPK sebagai bagian dari cicilan pembayaran uang pengganti.

"Total estimasi nilai tanah di Jatiwaringin dan tanah dan banginan di Cipete adalah sekitar Rp 13 miliar," ujar Febri. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top