Suap Proyek PLTU Riau-1

Dirut Perencanaan Korporat PLN Bantah Tahu Penunjukan Blackgold

publicanews - berita politik & hukumDirektur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman seusai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/9) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Perencanaan Korporat PT PLN Syofvi Felienty Roekman mengaku tidak tahu-menahu soal penunjukkan Blackgold Natural Reources dalam proyek PLTU Riau-1. Seusai diperiksa penyidik KPK, Syofvi mengelak menjawab pertanyaan wartawan.

"Aduh, aduh jangan tanya saya. Kalau itu sudah saya jelaskan (ke penyidik)," ujar Syofvi di depan lobi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).

Menurutnya ia tidak mengurusi soal siapa pihak yang akan menjadi penggarap proyek yang berlokasi di Penarap, Kabupaten Indragiri, Riau, itu. Syofvi mengatakan ia hanya bagian perencanaan sistem dalam proyek tersebut.

"Saya tuh bukan merencanakan penunjukannya dong. Saya merencanakan sistem. Saya kan perencanaan sistemnya. Gimana pembangkit diperlukan, gimana transimisi diperlukan. Dimana gardu induk diperlukan," Syofvi menjelaskan.

Penyidik KPK menduga ada bau rasuah dalam penunjukkan langsung perusahaan milik tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo itu. Proses penunjukkan dibicarakan dalam pertemuan-pertemuan yang melibutkan Dirut PLN Sofyan Basir, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top