KPK Geledah Kantor BPKS Aceh dan Sita Dokumen

publicanews - berita politik & hukumTim KPK membawa sejumlah dokumen dalam pemeriksaan di Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Jumat (10/8) pagi hingga sore. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini penyidik KPK menggeledah Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) untuk melengkapi berkas kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh 2018. Kasus ini menjerat Gubernur Irwandi Yusuf.

Penyidik mengamankan sejumlah dokumen terkait Dana Otsus yang dimasukkan ke dalam tiga kardus besar dan satu plastik kontainer.

"Penggeledahan dilakukan mulai 09.30 WIB hingga sore ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8).

Di Jakarta, penyidik memeriksa Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai saksi untuk Gubernur nonaktif Irwandi. KPK menduga Ahami menyuap Irwandi untuk memuluskan proyek-proyek infrastruktur yang didanai dari Dana Otsus Aceh 2018. Saat OTT lalu, penyidik mengamankan barang bukti uang Rp 500 juta.

Uang tersebut diduga merupakan bagian komitmen Rp 1,5 miliar atas ijon proyek-proyek infrastruktur. Total komitmen yang diminta adalah 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat Pemerintah Provinsi Aceh dari setiap proyek. Pemberian dilakukan melalui orang kerpecayaan Irwandi, yaitu Hendri dan Syaiful.

Irwandi yaitu Hendri dan Syaiful sebagai penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Ahmadi selaku pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top