Korupsi Dana Otsus Aceh

KPK Periksa Model Fenny Steffy Burase Pekan Depan

publicanews - berita politik & hukumGubernur Aceh Irwandi Yusuf dan model Fenny Steffi Burase berswafoto. (Foto: Instagram/@steffiburase)
PUBLICANEWS, Jakarta - Model Fenny Steffy Burase, salah satu pihak yang dicegah keluar negeri, akan segera dipanggil KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus suap pembahasan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

"Sudah diagendakan pemeriksaan terhadap saksi yang dicegah ke luar negeri. Direncanakan minggu depan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (11/7).

Steffy diduga mengetahui informasi aliran dana dan pertemuan-pertemuan para tersangka. Berdasarkan info yang dihimpun, perempuan cantik yang memiliki darah Manado itu bersama Irwandi sebelum KPK mencokok mantan petinggi GAM itu dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). 

Irwandi dan Steffy sama-sama berada di Sabang untuk mengikuti rapat Aceh Marathon 2018 bersama sejumlah pejabat. Steffy juga disebut sebagai tim ahli dalam event lari internasional yang bakal digelar akhir Juli 2018 mendatang.

Selain Steffy, KPK juga menjadwalkan pemanggilan terhadap 14 orang lainnya yang berasal dari unsur pemerintahan dan swasta di Banda Aceh dan Bener Meriah. Namun untuk kapan waktunya, Febri akan mengimk8nformasikan lebih lanjut.

"Kami harap para saksi hadir di pemeriksaan tersebut. Karena keterangan saksi akan membuka tabir yang selama ini mungkin belum diketahui terkait dengan adanya dugaan korupsi dalam alokasi DOK Aceh ini,"ujar Febri menandaskan.

KPK sebelumnya menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Keempat orang tersangka itu antara lain Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi, Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Dalam kasus ini, Ahmadi diduga telah memberikan uang sebanyak Rp500 juta kepada Irwandi. Uang itu merupakan bagian dari Rp1,5 miliar yang diminta oleh Irwandi terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DOKA.

Dugaan awal, pemberian itu merupakan jatah komitmen fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat Pemerintah Provinsi Aceh dari setiap proyek. Pemberian dilakukan melalui sejumlah orang kerpecayaan Irwandi yaitu Hendri dan Syaiful. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. WE_A @WandiAli11 Juli 2018 | 21:04:32

    Kenapa seorang pejabat koruptor bersama oknum artis, apa memang sdh jadi kutukan kali ya.


    Kombinasi ideal kali ya.

Back to Top