Bupati Bandung Barat Abubakar Ditahan KPK

publicanews - berita politik & hukumBupati Bandung Barat Abubakar mengenakan rompi tahahan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/4). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan penahanan terhadap Bupati Bandung Barat Abubakar dalam kasus penerimaan uang suap dari SKPD.

"Ditahan di Rutan Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari ke depan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (12/4)

Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan, Abubakar yang keluar menggunakan rompi tahanan KPK tidak bersedia banyak komentar. Ia hanya berkata kondisinya sehat dan menyerahkan segala sesuatu sesuai ketentuan hukum.

"Sebagai warga negara yang baik saya jalani saja proses hukum," ujar Abubakar.

Abubakar dibawa ke KPK usai menjalani kemoterapi di RS RS Boromeus Bandung pada Rabu (11/4).

Dalam kasus ini ditetapkan empat tersangka. Selain Abubakar, yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Weti Lembanawati, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat Adityo. ketiganya sebagai piha penerima.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat Asep Hikayat diduga sebagai pihak pemberi.

Dalam perkara suap ini, Bupati Badnung Barat dua periode itu diduga meminta uang ke sejumlah kepala dinas untuk kepentingan pencalonan istrinya Elin Suharliah sebagai Bupati Bandung Barat periode 2018-2023. Adapun uang yang turut diamankan saat penangkapan itu sebesar Rp 435 juta. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top