Megakorupsi e-KTP

Novanto Diperiksa Untuk Keponakannya Irvanto Pambudi

publicanews - berita politik & hukumSetya Novanto bersama Asrun, ayah Walikota Kendari, saat datang ke Gedung KPK, Selasa (13/3). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menenteng tas hitam, mengenakan rompi oranye, dan menebar senyum, Setya Novanto datang ke Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (13/3) pukul 13.06 WIB. Ia akan diminta keterangan penyidik untuk keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung dalam perkara rasuah proyek e-KTP.

Pekan lalu, ketiganya 'bertemu' di ruang Pengadilan Tipikor Jakarta dan saling mengonfirmasi aliran uang haram e-KTP.

"Setya Novanto diperiksa untuk tersangka MOM dan IHP," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (13/3).

Irvanto dan Made Oka diduga merupakan perantara yang menyimpan uang suap untuk Setya Novanto. Uang tersebut ditransfer dati Biomorf Mauritius milik mendiang Johannes Marliem.

Made Oka yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka belum ditahan. Adapun Irvanto, Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, perusahaan keluarga Novanto, ditahan di Rumah Tahanan KPK cabang Pomdam Guntur, Jakarta Selatan, sejak Jumat (9/3) pekan lalu.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 huruf a atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top