Megakorupsi e-KTP

Novanto Akui Keponakannya Jadi Perantara Suap e-KTP

publicanews - berita politik & hukumSetya Novanto di KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Terdakwa Setya Novanto mengakui menjadikan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai perantara uang-uang panas proyek e-KTP. Uang tersebut berasal dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

"Saudara Andi menyampaikan bahwa dia telah melakukan pengiriman-pengiriman uang kepada pihak-pihak, diantaranya disebutkan saya juga menyuruh saudara Irvanto," ujar Novanto saat dimintai tanggapannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/3).

Menurut mantan Ketua DPR itu, Irvanto yang menjadi Dirut PT Murakabi Sejahtera, dijanjikan Andi akan mendapatkan pekerjaan di konsorsium pemenang tender proyek e-KTP. Soal jumlah uang yang diterima Irvanto dari Andi Narogong, Novanto sudah memaparkannya ke penyidik KPK.

"Ada beberapa (orang) yang memang diminta oleh saudara Andi mengantar, dan itu (salah satunya) adalah Irvanto. Ia dijanjikan kerjaan konsorsium untuk diminta membantu mengantar-antar. Jumlah-jumlahnya saudara Andi yang menyampaikan pada saya dan itu sudah saya sampaikan ke pihak penuntut umum melalui penyidik," mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan.

Dalam sidang, saksi Muhammad Nur alias Ahmad, kurir PT Murakabi Sejahtera dan Mondialindo yang diketahui sebagai perusahaan milik Novanto, diminta oleh Irvanto menerima titipan uang dari money changer PT Inti Valuta. Uang tersebut dikirim secara tiga tahap dengan total Rp 3,5 juta dolar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top