Suap Pembahasan APBD

Anggota DPRD Kebumen Ditahan KPK

publicanews - berita politik & hukumAnggota Komisi A DPRD Kebumen Dian Lestari menggunakan rompi tahanan usai diperiksa penyidik KPK, Selasa (1/2) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota Komisi A DPRD Kebumen, Dian Lestari, akhirnya resmi ditahan penyidik KPK setelah menjalani pemeriksaan. Dian telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan menerima suap sejak 17 Oktober 2017.

Politisi PDIP itu diduga menerima suap dalam proyek Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen.

"Tersangka DL ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (13/2).

Dian menjadi tersangka keenam dalam kasus melibatkan anggota DPRD, pejabat Pemkab Kebumen, dan pengusaha itu. Enam tersangka sebelumnya adalah Bupati anggota DPRD Yudhy Tri Hartanto, Sekda Andi Pandowo dan pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Sigit Widodo. Ketiganya sebagai pihak penerima suap.

Adapun tersangka pemberi suap adalah Direktur Utama PT OSMA Group Hartoyo dan Basikun Suwandin.

Bupati Kebumen Tersangka Suap

Kasus ini terkait revisi APBD Kebumen 2016 dimana disepakati Komisi A DPRD mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,95 miliar untuk kegiatan pada Dinas Pendidikan. Diduga ada permintaan fee sebesar 10 persen dari jumlah anggaran untuk para tersangka.

Adapun Bupati Mohammad Yahya Fuad dijerat untuk kasus lain hasil pengembangan para tersangka di atas. Fuad tersangka kasus suap pengurusan barang dan jasa pada APBD 2016.

Untuk Dian, KPK menjeratnya dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top