Korupsi Pulau Reklamasi

Polisi Periksa Sofyan Djalil, KPK Belum Akan Ambil Alih Kasusnya

publicanews - berita politik & hukumMenteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum akan mengambilalih kasus penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) pulau reklamasi teluk Jakarta yang diduga menyeret Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. Saat ini kasusnya tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya.

"Sejauh ini belum sampai ke sana," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/1).

Febri mengatakan, KPK berkemungkinan menangani perkara yang juga sedang ditangani Kepolisian atau Kejaksaan. Tidak perlu dikhawatirkan apabila terjadi persinggungan lantaran objek yang ditangani sama, hal itu telah diatur dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang KPK.

Cuti, Penyidik Polda Batal Periksa Menteri Sofyan Djalil

Dalam pasal 50 beleid tersebut, khususnya ayat 3 dan ayat 4, mengatakan bilamana KPK sedang melakukan penyidikan terhadap suatu perkara dan perkara tersebut juga sedang disidik Kepolisian dan Kejaksaan, maka Kepolisian dan Kejaksaan tak berwenang lagi melakukan penyidikan terhadap perkara tersebut. "Jadi sesederhana itu saja," Febri menjelaskan.

Saat ini, kata Febri, KPK masih fokus dalam kasus suap reklamasi yang menjerat mantan anggota DPRD M. Sanusi. Mantan Ketua Komisi D itu telah divonis sepuluh tahun penjara.

"Untuk proses penyelidikan oleh KPK ini lebih pada pengembangan fakta-fakta yang sudah muncul sebelumnya, terkait dengan suap dan perda reklamasi saat itu. Jadi kita fokus di sana saja," Febri menandaskan.

Sofyan pernah diadukan ke Ombudsman dalam perkara pemberian sertifikat pulau reklamasi C dan D di Teluk Jakarta. Pelapornya adalah Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ), atas dugaan maladministrasi dalam pemberian HPL dan HGB untuk Pulau C dan Pulau D. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top