Megakorupsi e-KTP

KPK Kembali Periksa Politikus PKS Tamsil Linrung

publicanews - berita politik & hukumAnggota DPR dari Fraksi PKS Tamsil Linrung di Gedung KPK. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPR Tamsil Linrung. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka politikus Partai Golkar Markus Nari dalam perkara e-KTP.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Markus Nari)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartwan, Jumat (12/1).

Politisi asal Pangkep, Sulawesi Selatan, itu telah tiba di lobi Gedung KPK pukul 09.00 WIB. Ia mengenakan kemeja batik lengan panjang warna hitam.

Tamsil merupakan salah satu politisi Senayan yang namanya hilang dalam surat dakwaan Jaksa KPK untuk Setya Novanto. Padahal, Jaksa pernah menyebut mantan Ketua Badan Anggaran DPR (2009-2014) itu menerima uang panas proyek e-KTP sejumlah 700 ribu dolar AS dalam dakwaan untuk dua pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.

Namun, seperti hampir semua anggota DPR yang pernah disebut Jaksa, Tamsil membantah. Kemarin, mantan Ketua Banggar lainnya, yakni Melchias Marcus Mekeng, juga menampik dugaan kecipratan duit haram proyek e-KTP.

KPK tengah mengebut berkas penyidikan Markus Nari, yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada Juli 2017. Markus disebut mendapat jatah Rp 4 miliar dalam proyek beranggaran Rp 5,9 triliun tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top