Korupsi Pengadaan Helikopter

Mantan KSAU Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

publicanews - berita politik & hukumMantan KSAU Marsekal (Purn) Ade Supriatna. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purnawirawan) Agus Supriatna akhirnya memenuhi panggilan penyidik KPK. Ia datang pukul 09.30 WIB ditemani kuasa hukumnya.

Agus diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembelian Helikopter Augusta Westland (AW) 101 milik TNI AU. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Agus akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh. 

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKS (Irfan Kurnia Saleh)," kata Febri saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (3/1).

Agus pernah dijadwalkan penyidik pada 27 November 2017 lalu, namun ia berhalangan. Kuasa hukumnya, Teguh Samudra, mengatakan kliennya sedang menjalankan ibadah umrah.

Mantan KSAU Tidak Datang, KPK Minta Bantuan Pom TNI

Dalam kasus ini, Irfan Kurnia Saleh diduga kuat telah menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi dengan menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sehingga merugikan keuangan atau perekonomian negara dalam pengadaan helikopter AW-101 tahun anggaran 2016-2017.

Kasus ini mencuat pada April 2016, saat TNI AU membeli satu unit helikopter. Lelang menggunakan metode pemilihan khusus, harus diikuti oleh dua perusahaan peserta.

Irfan selaku Presdir PT Diratama Jaya Mandiri dan diduga pengendali PT Karya Cipta Gemilang mengikutsertakan dua perusahaan miliknya dalam proses lelang tersebut. Sebelum proses lelang, Irfan sudah menandatangani kontrak dengan AW, produsen he‎likopter, dengan nilai kontrak 39,3 juta dolar AS atau sekitar Rp 514 miliar.

Namun saat ditunjuk sebagai pemenang lelang pada Juli 2016, Irfan mewakili PT Diratama Jaya Mandiri menyodorkan kontrak dengan TNI AU senilai Rp 738 miliar. Akibatnya, keuangan negara merugi sekitar Rp224 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top