Tiga Pimpinan KPK Setuju Pembentukan TGPF Novel Baswedan

publicanews - berita politik & hukumKetua KPK Agus Rahardjo (kiri) dan Saut Situmorang. (Foto: tempo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tiga dari lima pimpinan KPK menyetujui pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus teror fisik terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Tiga komisioner KPK sudah sepakat secara personal, tinggal tunggu dua lagi," ujar anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Haris Azhar, Minggu (5/11).

Ketiganya adalah Ketua KPK Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, dan Laode M Syarif. Sementara Alexander Marwata dan Saut Situmorang belum menyampaikan pernyataan setuju kepada koalisi.

Sebelumnya Saut mengatakan pembentukan TGPF diyakini tidak akan efektif mengungkap kasus tersebut. "Kalau mau membuat tim seperti itu, saya berpandangan apakah itu efisien dan efektif?" kata Saut di Gedung KPK, Jumat (3/11).

Meski tidak sependapat, Saut mengatakan KPK tetap mengawal penuntasan kasus Novel Baswedan. "Kita mengawal terus kasus itu. Supaya dia tetap terus berjalan," ujarnya.

Terpisah Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono mengatakan, kepolisian kesulitan mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Jenderal bintang tiga itu mengatakan puluhan saksi telah dimintai keterangan namun belum ditemukan titik terang.

Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan telah memasuki hari ke 207. Novel diserang menggunakan air keras oleh dua orang tak dikenal saat ia pulang dari shalat subuh di Masjid Al-Ikhsan, dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top