Megakorupsi e-KTP

KPK Periksa Kakak Andi Narogong

publicanews - berita politik & hukumKakak Andi Narogong, Dedi Prijono, saat menghadiri pemeriksaan di KPK sebelumnya, (Foto: Antaranews)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengagendakan pemeriksaan Dedi Prijono, kakak kandung tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. Selain itu, Direktur Direktur PT Noah Arkindo Frans Hartono Arief juga turut diperiksa.

Mereka akan menjadi saksi bagi tersangka kasus dugaan megakorupsi e-KTP Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo (ASS).

"Kedua saksi dipanggil untuk diminta keterangannya atas tersangka ASS," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/10).

Dedi sudah terlihat menunggu di lobi Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/10) pukul 09.47 WIB. Lelaki berkacamata ini mengenakan kemeja batik marun dan duduk seorang diri tanpa berinteraksi dengan siapa pun.

Kakak Andi Narogong Sering Bertemu Anggota Konsorsium

Sebelumnya, April 2017, Dedi pernah bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Saat ia mengaku mendekati Konsorsium Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI) agar menjadi subkontraktor dalam proyek e-KTP.

"Saya mendekati Pak Isnu (Dirut PNRI) agar mendapat pekerjaan untuk menjadi subkon," kata Dedi.

Anang adalah tersangka keenam dalam proyek beranggaran Rp 5,9 triliun tersebut. Indikasi peran Anang, antara lain, diduga dilakukan bersama-sama dengan Ketua DPR Setya Novanto, Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto.

Penyidik KPK menduga Anang berperan dalam penyerahan uang kepada Novanto dan sejumlah anggota DPR melalui Andi Narogong.

Ia disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (m-01)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top