Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Periksa Pemilik Yayasan SPI 12 Jam

publicanews - berita politik & hukumMapolda Jatim. (Foto: ayosurabaya.com)
PUBLICANEWS, Surabaya - Penyidik Polda Jatim telah memeriksa JE, pemilik Yayssan Selamat Pagi Indonesia (SPI), dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap belasan murid.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Batu Fuad menjelaskan, pemeriksaan JE berlangsung pada Selasa (22/6) pagi, ia didampingi empat pengacara.

"Pukul 9.00 sudah di dalam (ruang penyidik). Saya lihat dia pakai batik biru putih sama celana jins," kata Fuad saat dikonfirmasi wartawan usai mendatangi Mapolda Jatim, Surabaya, kemarin.

JE yang masih berstatus terlapor ini menjalani pemeriksaan 12 jam oleh penyidik Unit PPA Subdit Renakta Ditreskrimsus Polda Jatim. Ia keluar sekitar pukul 20.00 WIB dan bergegas meninggalkan Mapolda.

"Saya memantau karena ada surat pemanggilan hari Sabtu. Nah polisi bilang kalau enggak Senin ya Selasa JE datang ke Polda," ujar Fuad.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, penyidik meminta keterangan JE atas laporan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA).

"Kita tetap tindaklanjuti dengan menyusun konstruksi letak masalahnya di mana dan nanti didasarkan penyidikan," kata Gatot Repli di kantornya, kemarin.

Selain JE, polisi berencana memanggil kembali pengurus yayasan lainnya.

Kasus ini dilaporkan oleh Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. Menurut Arist, ada 16 siswi korban yang telah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Jatim. Kemungkinan ada pelaku lain selain JE. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top