Mapolsek Candipuro Lampung Selatan Dibakar Warga

publicanews - berita politik & hukumMapolsek Candipuro, Lampung Selatan, dibakar massa, Selasa (8/5) malam. (Foto: Lampung77/Istimewa)
PUBLICANEWS, Lampung - Mapolsek Candipuro, Lampung Selatan, menjadi sasaran amuk massa pada Selasa (8/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Ribuan orang merusak bangunan Mapolsek, kemudian membakarnya.

Aksi anarki ini, berdasar video yang beredar, disebabkan akumulasi kekecewaan warga atas maraknya tindak kriminalitas di daerah tersebut.

"Demo, demo di Polsek Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Kantornya dibakar masyarakat membara amarahnya, polisi kurang tanggung jawab dengan tugasnya," begitu narasi dalam video yang beredar di akun Facebook tersebut.

Seorang warga yang ditemui pasca kejadian mengatakan hal senada. Serbuan warga se-Kecamatan karena kecewa laporan mengenai keamanan desa tidak pernah ditanggapi serius oleh kepolisian.

"Kantor Polsek Candipuro itu dibakar karena masyarakat kesal akibat penanganan dari kepolisian lamban," kata Andi, warga setempat.

Menurutnya, tindak kriminal nyaris terjadi setiap hari di wilayahnya. Bahkan, begal membawa pistol seolah bebas berkeliaran.

Sementara itu, Kapolsek Candipuro Ajun Komisaris Ahmad Hazuan mengatakan saat kejadian Kanit Reskrim dam Kanit Intelkam sempat menyelamatkan diri dari amuk warga.

Peristiwa itu berawal dari datangnya massa yang ingin mengklarifikasi kasus begal di wilayah tersebut. Niat itu berubah menjadi amuk massa dengan melempari batu ke Mapolsek. Aksi berujung brutal, mereka mengambil barang-barang di kantor Mapolesek dan membakar, hingga merembet ke kantor Mapolsek.

Bagian kantor yang terbakar adalah ruang sentra pelayanan kepolilisian terpadu atau SPKT. Hazuan menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam aksi tersebut. Tahanan yang ada di Mapolsek Candipuro telah dipindahkan karena kantor kepolisian tersebut tengah direnovasi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top